Menghitung Volume Paket


Mungkin teman-teman pernah belanja di online shop tapi pengelolanya tidak bisa memberikan jawaban pasti berapa ongkir atau ongkos kirimnya. Bikin gemes, ya? Takutnya kalau ternyata ongkir jauh lebih mahal dari total pesanan. Sebenarnya ongkir bisa dihitung, minimal diperkirakan, berdasarkan dimensi benda dikalikan banyaknya benda ditambah tebal kardus. Yang sulit adalah jika bentuk bendanya tidak beraturan sehingga harus dilakukan simulasi penempatannya didalam kardus atau bahkan kontainer.
Untuk pesanan satuan, kurir seperti JNE, TIKI, Wahana, Pos dan sebagainya melakukan penghitungan dalam kilogram. Meski demikian, telitilah ketika membeli dari situs online. Situs online yang baik akan menyediakan informasi selengkap-lengkapnya. Misalkan berat bendanya 0,5kg dan bendanya kecil, dapat dipastikan akan terkena biaya kirim untuk 1 kg.

Perhatikan dimensi benda itu yang tertulis di keterangan foto. Jika dimensinya terlihat besar, cepat-cepat ambil kalkulator dan hitung menggunakan rumus 

(panjang x lebar x tinggi) : 6000.

Misal, dimensinya 30 x 20 x 18 cm, maka hasil hitungan volumenya adalah = (30 x 20 x 15) : 6000 = 1,5.

Itu berarti berat volumenya adalah 1,5 cm3.. Misalkan berat bendanya 0,5 kg tapi volumenya 1,5 cm3, maka ongkos kirim yang diminta kurir bukan untuk 0,5 kg atau 1 kg, melainkan 2 kg. 2 kg tersebut  berasal dari hasil penghitungan volume yaitu 1.5 kg dan pembulatan ke atas oleh kurir.

Jadi mahal dong :D

Share on Google Plus

About Lusi T

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 comments :

  1. […] yang besar terkena hitungan volume. Tentang menghitung volume paket, pernah ditulis jengmin disini. Meski sulit, tapi Ladaka berusaha memberikan informasi kurir yang meringankan […]

    ReplyDelete

Maaf komentar dimoderasi. Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya.