Alur Kerja Pesanan Khusus (Customized) Kerajinan



Tiap-tiap produk kerajinan memiliki alur kerja yang berbeda, berdasarkan sifat bahan dan kerumitan proses produksinya. Namun secara garis besar, di semua industri memiliki alur kerja seperti berikut:

Design > sample > penentuan harga > produksi > pengecekan kualitas > penjualan.

Untuk produk kerajinan seperti yang dijual Ladaka, kurang lebih seperti itu, dengan catatan untuk membuat stock yang akan dipasarkan secara retail atau dijual satuan.

Untuk produk pesanan khusus (customized) menggunakan alur kerja yang agak berbeda. Ini dikarenakan harus ada kesepakatan antara produsen dan konsumen di tiap tahapannya. Jika mengikuti alur kerja profesional, tiap tahapan harus ada tanda tangan kedua belah pihak. Tapi biasanya industri kecil melewatkan beberapa hal, yang penting sudah ada kesepakatan design dan harga, serta lolos QC.

Karena alur yang demikian itu, untuk produk customized sering dikenakan minimal order agar bertemu dengan harga ekonomisnya. Jika tidak, harga produk tersebut akan cukup mahal karena pengeluaran tenaga kerja dan bahan hanya ditanggung oleh 1 buah output saja.

Sebagai contoh, berikut alur kerja pesanan khusus di Ladaka:

  1. Pelanggan menghubungi Ladaka, kadang sudah siap dengan design atau konsep, kadang minta diberi ide-ide.

  2. Pelanggan dan Ladaka menyepakati sebuah design.

  3. Ladaka membuat perkiraan harga dan lama pengerjaan.

  4. Pelanggan menyetujui perkiraan di no.3.

  5. Ladaka membuat sample dan mengirimnya ke pelanggan.

  6. Jika pelanggan belum puas, Ladaka akan membuat sample lagi dengan perubahan-perubahan yang diminta pelanggan. Jika pelanggan puas, Ladaka akan membuat surat penawaran lengkap dengan spesifikasi dan skema pembayaran.

  7. Pelanggan mengirimkan Purchase Order berikut uang muka yang telah disepakati.

  8. Ladaka akan mulai melakukan persiapan produksi dan menyelesaikannya sesuai dengan jadwal. Perhitungan waktu dimulai dari diterimanya uang muka.

  9. Ladaka akan mengirimkan beberapa foto progress pengerjaan agar pelanggan bisa mempersiapkan tahap pembayaran selanjutnya sebelum pengiriman.

  10. Setelah pesanan siap, Ladaka akan memastikan mengirimkan produk dengan kualitas sesuai pesanan.

  11. Jika ada kerusakan selama pengiriman, Ladaka dan pelanggan akan membuat kesepakatan baru sesuai dengan kondisinya.

Fiuh, cukup panjang ya alurnya? Sebagai gambaran, untuk satu pesanan khusus saja kadang Ladaka perlu waktu sebulan untuk produksi saja, tidak termasuk bolak-balik mengirimkan sample. Berarti Ladaka cuma bisa menangani satu pesanan khusus saja sebulan? Tidak demikian, heheheee....

Sebuah workshop atau pabrik punya alur kerja seperti ban berjalan, jadi selama sebulan itu bukan berarti sekelompok orang bergerombol disitu terus mengerjakan satu pesanan sampai selesai. Produk tersebut akan terus berpindah, dikerjakan oleh orang-orang yang berbeda sesuai dengan bagiannya. Tiap bagian juga terdiri dari beberapa orang. Jadi sekali jam kerja bisa mengerjakan beberapa pesanan.

Untuk sistem maklun, satu pesanan malah bisa berpindah-pindah alamat. Misalnya untuk produk tenun, dimana penenun dan penjahit adalah orang yang berbeda. Dan sekarang banyak yang tidak mau terikat di pabrik-pabrik, melainkan lebih suka mengerjakan di rumah masing-masing. Kedua belah pihak bisa sama-sama menghemat waktu dan biaya.

Jadi, jika hendak memesan sesuatu untuk acara tertentu, misalnya untuk souvenir pernikahan atau perpisahan kantor, ingatlah alur diatas supaya waktunya cukup, tidak terburu-buru. Tiap usaha alurnya akan berbeda. Jangan ragu untuk bertanya ya, supaya pesanan bisa tepat waktu dan acaranya sukses.
Share on Google Plus

About Lusi T

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments :

Post a Comment

Maaf komentar dimoderasi. Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya.